Descriptive Text merupakan jenis teks
yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari dalam menggambarkan benda,
tempat, manusia, hewan dan lain sebagainya. Descriptive text diartikan sebagai
sebuah teks bahasa Inggris untuk mengggmbarkan seperti apa benda atau mahluk
hidup yang kita deskripsikan, baik secara kenampakan, bau, suara, tekstur,
jumlah, maupan sifat-sifatnya dari benda atau makhluk hidup tersebut.
escriptive text tidak membutuhkan informasi detail misalkan dari hasil
penelitian atau observasi mendalam dalam mendeskripsikan sesuatu. Melainkan,
descriptive text lebih ke menggambarkan apa kita lihat, dengar, dan rasakan
pada sesuatu yang kita ingin deskripsikan.
Tujuan Kebahasaan Descriptive Text
Tujuan kebahasaan dari descriptive text
adalah adalah untuk menggambarkan dan mengungkapkan ciri-ciri dari benda,
tempat, atau mahluk tertentu secara umum dan sederhana, tenpa adanya riset atau
peneilitan secara mendalam dan menyuluruh.
Struktur Kebahasaan Descriptive Text
Di setiap contoh descriptive text,
terdapat dua bagian yang menjadi ciri khas struktur kebahasaan dari descriptive
text. Kedua bagian tersebut adalah:
1. Identification
Idnetification adalah bagian dari
Descriptive Text yang berisi tentang topik atau “apa” yang akan digambarkan
atau dideskripsikan.
2. Description
Description adalah bagian terakhir dari
Descriptive Text yang berisi tentang pembahasan atau penggambaran tentang topik
atau “apa” yang ada di Identification mengenai kenampakan fisik, kualitas,
perilaku umum maupun sifat-sifatnya.
Ciri Bahasa Descriptive Text
Dalam descriptive text, terdapat
ciri-ciri kebahasaan yang membedakan dengan jenis teks lainnya. Ciri-ciri
kehbahasaan tersebut adalah seperti berikut:
Menggunakan simpel present tense. Misalnya: He has a
pointed nose; It is so big; etc.
Menggunakan berbagai macam
adjectives (kata sifat) yang bersifat menggambarkan (describing),
menomerkan (numbering) dan mengklasifikasikan (classifying). Misalnya: wo
strong legs, sharp white fangs, etc.
Menggunakan linking verb (kata
kerja penghubung) seperti; is, are, appear, feel, grow, look, prove,
remain, smell, sound, taste, dan turn. Misalnya: He is handsome; It smell
nice; The song sounds beautiful; etc.
Menggunakan Adverbs (kata
keterangan) untuk memberikan informasi tambahan mengenai perilaku atau
sifat (Adjective) yang dijelaskan, seperti: very, extremely,
definitely. Misalkan: He is very handsome; The song
sounds exteremely beautiful; etc.
Definisi Nilai mutlak adalah suatu operasi uner dalam
matematika yang berfungsi mengubah apa pun bilangan yang dioperasikan, baik
bertanda positif atau negatif menjadi bilangan positifnya.
Sifat
Berikut ini adalah beberapa sifat dasar dari nilai mutlak:
Istilah geografi berasal dari bahasa Yunani, yaitu geo dan graphein. Geo artinya “bumi”
dan graphein berarti “likisan”, “tulisan”
atau “deskripsi. Jadi secara sederhana gegrafi dapat diartikan sebagai ilmu
yang meggambarkan atau mendeskripsikan tentang bumi.
Definisi mengenai geografi banyak dikemukakan oleh para ahli, antara lain sebagai berikut.
1.Eratosthenes
Menurut Eratosthenes yang berpendapat pada abad ke-1, istilah
geografi berasal dari kata geographica yang berarti penulisan atau penggambaran
mengenai bentuk muka bumi.
2.Claudius Ptolomaeus
Pengertian geografi menurut Claudius Ptolomaeus adalah suatu penyajian melalui
peta dari sebagian dan seluruh permukaan bumi.
3.Immanuel Kant Geografi adalah sebuah ilmu yang objek studinya adalah berupa
benda-benda, hal-hal, atau gejala-gejala yang tersebar dalam wilayah pada
permukaan bumi.
4.Hartshorne Menurut Hartshorne pada tahun 1960, geografi merupakan sebuah
ilmu yang berkepentingan dalam memberikan deskripsi yang teliti, beraturan,
serta rasional mengenai sifat variabel dari permukaan bumi.
5.Bintarto Prof. Bintarto berpendapat di tahun 1981 bahwa geografi
mempelajari hubungan kausal gejala-gejala di permukaan bumi, baik yang bersifat
fisik maupun yang menyangkut kehidupan makhluk hidup beserta permasalahannya
melalui pendekatan keruangan, kelingkungan, dan regional untuk kepentingan
program, proses, dan keberhasilan pembangunan.
6.Ikatan
Geografi Indonesia (IGI) Berdasarkan hasil seminar dan lokakarya di kota Semarang pada
tahun 1988, Ikatan Geografi Indonesia atau IGI berpendapat bahwa geografi
adalah ilmu yang mempelajari persamaan, dan perbedaan fenomena geosfer dengan
sudut pandang kewilayahan, dan kelingkungan dalam konteks keruangan.
Seni rupa murni adalah
sebuah cabang seni yang menghasilkan karya yang lebih menitik beratkan pada
keindahan untuk dinikmati saja, atau ekspresi jiwa seperti lukisan. Dalam
pembuatannya, seni rupa murni berfokus pada nilai keindahan atau estetisnya
saja, dan tidak memperdulikan nilai-nilai praktis dari karya yang dibuat.
Seni rupa murni memiliki nilai keindahan
tinggi dalam membuatnya. Meskipun fungsinya hanya sebagai hiasan atau pajangan
saja. Banyak jenis dari seni rupa murni yang bisa menambah keindahan ketika
dipajang atau dijadikan hiasan dinding rumah atau kantor.
Contoh Seni Rupa Murni antara lain.
1.)SeniPatung
Patung
merupakan ekspresi dari jiwa manusia. Orang yang membuat patung biasanya
berbentuk visual yang membentuk tiga dimensi. Tujuang utama dari membuat patung
adalah keindahan
2.)Seni Lukis
Lukisan
adalah sebuah seni yang sengaja dibuat dengan cara menggoreskan cat dengna
kuas, atau dengan peralatan lain. Kemudian kanvas adalah sebagai medianya. Lukisan adalah contoh seni rupa murni karena hanya
sekedar hiasan dinding atau pajangan.
b. Seni Rupa Terapan
Seni rupa terapan adalah seni rupa yang dibuat untuk
dimanfaaatkan bagi kebutuhan manusia, tetapi tetap mempertahankan nilai
kesenangan atau keindahannya.
Contohnya seni arsitektur, seni krya, tata busana,
dan tata rias.
1.)Seni
Krya
Seni krya merupakan hasil gagasan, ide, pikiran,
perasaan, apresiasi dan ciptaan manusia yang memiliki nilai estetik, yang
diwujudkan dalm bentuk benda melalui proses kegiatan kreatif. Seni krya dapat
juga dairtikan sebagai hasil daya cipta manusia melalui keterampilan tangan
untuk memenuhi kebutuhan jasmani dan rohaninya, serta umumnya dibuat dari bahan
– bahan alam.
2.)Desain
Desain merupakan kegiatan reka letak atau
perancangan. Pengertian desain saat ini lebih sering digunakan untuk
menunjukkan proses perancangan karya – karya seni rupa terapan, seperti desain
komunikasi visual, sedesain interior, dan desain produk.